Wonderful Indonesia: Samosir Island Pt. 2 (Bahasa Indonesia)

Hari berikutnya, sial lagi!

Rencananya, kami akan menginap selama 2 malam di penginapan ini sesuai dengan booking-an kami, tapi, keesokan harinya, kami malah mendapatkan kabar bahwa penginapan tersebut penuh dan kami harus segera check-out pada saat itu juga.

Setelah berunding (lebih tepatnya marah-marah) dengan resepsionis disana, kami pun dipindahkan ke penginapan lain yang bernama The Samosir Villas. Memang harganya sedikit lebih mahal dari penginapan sebelumnya, tapi pemandangannya patut diacungi jempol.

DSCF3139DSCF3135DSCF3140Hari kedua pun kami habiskan dengan berkeliling pulau Samosir. Pulau Samosir benar-benar tidak main-main dengan keindahan alamnya, bahkan perjalanan dari pelabuhan ke penginapan saja sudah membuat saya cukup puas.

Perhentian pertama kami adalah sebuah tempat beristirahat di sisi jalan. Terdapat sebuah jalur kecil disana yang akan membawa kalian ke tempat yang memiliki pemandangan yang sangat indah. Tempat ini sendiri juga sangat terpencil dan tidak banyak diketahui oleh turis-turis, baik domestik dan mancanegara.

Untuk mencapai tempat ini, dari pelabuhan Tomok, belok kiri dan lurus saja sampai kalian menemukan tempat duduk santai di sisi jalan (Sayangnya, saya lupa mengambil gambar tempat duduk tersebut).

DSCF3217DSCF3223

Perhentian kedua kami adalah sebuah bukit. Kami sendiri juga tidak tahu apa nama bukit tersebut, tapi setelah salah satu dari teman saya menamainya Bukit Teletubbies (film favorit waktu kecil), jadilah kami juga ikut-ikutan menamainya seperti itu.

Untuk datang kesini, dari pelabuhan Tomok, belok ke kanan dan lurus saja sampai mencapai pertigaan, lalu belok ke kanan. Dari sana, lurus saja sejauh 100-200 meter, bukitnya terletak di sisi kiri jalan. Jangan lupa untuk melihat ke belakang setelah kalian berbelok ke kanan di pertigaannya, pasti gak nyesal deh!

DSCF3233

Teletubbies Hill.

IMG-8707

DSCF3145

nih pemandangannya buat yang lupa ngeliat ke belakang!

Hari kedua pun diakhiri dengan bersantai di sebuah bar dekat penginapan kami, yang bernama Casa Di Manurung. Bar ini sangat nyaman dan dilengkapi dengan live band, kalian pun dapat meminta lagu favorit klian untuk dimainkan, bahkan juga dapat berpartisipasi untuk bernyanyi di atas panggung. Mereka juga menjual Babi Guling terenak yang pernah saya coba seumur hidup saya. Babi Guling merupakan makanan yang sangat terkenal di Bali, Indonesia, tapi menurut saya Babi Guling di Samosir lah yang lebih enak, mungkin karena bumbu-bumbu suku Batak yang sudah akrab dengan lidah saya. Bahkan menulis bagian ini saja sudah membuat saya ingin kembali ke Samosir demi Babi Gulingnya. (Saya akan bercerita lenih banyak tentang Babi Guling di artikel saya selanjutnya)

img-8719.jpgIMG-8729IMG-8720

Harga Penginapan: The Samosir Villas, IDR 700,000 untuk Satu (1) kamar suite dengan 1 ranjang ukuran queen dan 1 ranjang single.

Penasaran dengan perjalanan kami selanjutnya? Part 3 coming soon!

Advertisements