10 Things I Prepared for my First EVER Hostel Stay! (Bahasa Indonesia)

Saya benar-benar tidak bisa percaya bahwa saya pernah pergi backpacking selama 2 minggu!

Hostel sendiri merupakan versi ekonomis dari Hotel, dimana saya akan tinggal sekamar dengan orang-orang lain tergantung dengan jumlah kasur yang tersedia per kamar. Pembagian kamar hostel pun berbeda-beda, ada hostel yang menggabungkan kamar laki-laki dan perempuan, dan ada hostel yang memisahkannya. Ada juga hostel yang menyediakan kamar pribadi untuk berdua, tapi karena saya perginya sendiri, saya pun memilih untuk tinggal di kamar dengan jumlah kasur terbanyak (biasanya 10-12 kasur).

Untuk perjalanan kali ini, saya akan tinggal di hostel selama 2 minggu dan perencanaan jalan-jalan saya sebenarnya bisa di bilang tidak ada sama sekali, pada dasarnya saya baru akan mulai merencanakan kemana saya akan pergi setelah saya sampai di kota tujuan.

Sebagai seseorang yang belum pernah solo travelling dan tinggal di hostel sendirian, ada banyak sekali barang yang saya persiapkan untuk dibawa. Daftar tersebut berisi barang-barang penting yang perlu di bawa, dari obat-obatan sampai sepatu, semuanya demi jalan-jalan yang nyaman tanpa takut saltum (salah kostum).

Jadi, inilah 10 hal yang saya persiapkan untuk perjalanan saya:

  1. 70L Backpack
DSCF4621.jpg
Kiri: 70L Backpack, Kanan: Ransel Sehari-hari

Saya tahu, ukurannya terlalu besar, kan? Tas ini sendiri merupakan pemberian dari teman-teman saya sebagai hadiah ulang tahun saya yang ke 20. Says sendiri memakai tas ini dikarenakan tidak ada tas lain yang berukuran lebih kecil, dan lebih kerasa aja feel backpacking-nya karena banyaknya traveller yang menggunakan tas serupa. Kalian dapat menggunakan tas dengan ukuran yang lebih kecil, mungkin sekitar 40-55L, karena ukuran 70L agak terlalu besar untuk perjalanan yang cuma 2 minggu.

  1. Alas Kaki yang Nyaman

Saya membawa sepasang sepatu dan sepasang sandal. Berdasarkan pengalaman saya selama 2 minggu, kunci untuk tampil stylish dan tetap dengan cara yang nyaman adalah dengan membawa sepatu berwarna hitam atau putih karena kedua warna tersebut dapat match dengan warna baju apapun. Satu hal yang paling saya rekomendasikan ketika ingin menginap di hostel adalah membawa flip-flop atau sandal hotel (pasti banyak dari kalian yang suka bawa pulang sandal hotel, kan? Atau kebiasaan saya aja?), karena kebanyakan hostel tidak menyediakan sandal di dalam kamar dan untuk pergi ke kamar mandi.

  1. Pakaian
  • 6 kaos,
  • 4 kemeja,
  • 2 celana pendek,
  • 1 celana jeans,
  • 1 sweater,
  • 1 joggers,
  • 3 baju dan celana tidur
  • 6 celana dalam dan,
  • 4 kaus kaki.

Semua pakaian saya gulung untuk dimasukkan ke dalam tas, lebih menghemat tempat daripada disusun seperti isi koper pada umumnya. Biasanya, ada banyak sekali jasa laundry yang murah di sekeliing hostel, jadi aman-aman saja kalau ingin membawa baju secukupnya. Tapi, kalau kalian ingin mengganti baju 4 kali dalam sehari demi mendapatkan foto OOTD (outfit of the day) selama jalan-jalan, bawa saja baju yang banyak, gak bakal ada yang nge-judge kok! 🙂

  1. Handuk

Saya membawa 2 handuk hanya untuk berjaga-jaga, tapi setelah 2 minggu saya tinggal di 3 hostel berbeda, 2 dari 3 hostel menyediakan handuk kepada tamunya. Periksa dulu saja dengan hostel tujuan sebelum membawa terlalu banyak handuk yang akhirnya gak terpakai 😦 (pengalaman pribadi).

  1. Kain Bali

IMG_0008.jpg

Kain Bali

Kain ini dapat dengan mudah ditemukan di pasar tradisional dan bahkan di mall. Fungsi kain ini sendiri adalah untuk menutup muka ketika tidur di kereta api dan sebagai selimut di hostel karena beberapa hostel tidak menyediakan selimut. Jangan lupa bertanya ke hostel tentang ketersediaan selimut ya!

  1. Peralatan Mandi

Kebanyakan hostel sih tidak menyediakan peralatan mandi, jadi lebih aman untuk membawa peralatan mandi sendiri.

  1. Gembok Kecil

Sangat berguna, apalagi ketika hostel tujuan masih menggunakan tempat penyimpanan yang harus di gembok secara manual, meskipun beberapa hostel sudah menggunakan teknologi kartu elektronik untuk mengunci tempat penyimpanan tamu.

  1. Eco-Bag

Saya membawa 2 eco-bag, satu untuk meletakkan baju-baju kotor, dan satu lagi untuk meletakkan baju bersih yang akan saya gunakan selama tinggal di kota tujuan karena saya lebih suka membongkar tas saya setelah sampai di hostel. Lebih gampang aja daripada harus membongkar backpack segede gaban setiap hari.

  1. Ransel

Berisi laptop, charger, buku, kacamata hitam, kamera, dompet, topi, dan barang-barang kecil lainnya. Biasanya saya membawa tas ini untuk berkeliling kota.

  1. Akal Sehat

Teman saya yang menyarankan karena saya akan berjalan-jalan sendirian selama 2 minggu. Teman saya juga sempat bertanya, “Bisa ga sih, orang jadi gila karena 2 minggu ngapa-ngapain sendirian?” YAKALI!

Nah, kalau persiapan udah beres, berangkat nih?

 

With burning curiosity,

 

Ferry William

Instagram: @ferry_william

Facebook: Ferry William

Twitter: @ferrywilliam

Email: ferrywilliamm@gmail.com

One thought on “10 Things I Prepared for my First EVER Hostel Stay! (Bahasa Indonesia)”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s