What is a Hostel?

Beberapa dari tulisan gue dibawah merupakan opini dan pendapat gue, tapi tentu saja gue juga akan memberikan beberapa masukan dan perbandingan yang gue temukan dari Google. 

Banyak dari beberapa followers gue yang bisa dibilang masih salah kaprah dengan apa Hostel itu, bahkan ada yang “ngegas” bahwa Hostel dan Hotel itu sama aja. Di artikel gue kali ini, gue mau ngejelasin lebih dalam tentang apa sebenarnya Hostel itu dan perbedaannya dengan Hotel.

Gue pertama kali mendengar tentang hostel itu melalui buku The Naked Traveler karya Trinity. Hostel sendiri kebanyakan digunakan oleh long-term traveler dan solo traveler, untuk menghemat biaya dan mencari teman sesama traveler, kalau beruntung sih bisa nyari pasangan hidup juga ceilee. 

Apa yang membedakan Hostel dengan Hotel?

Dari segi harga sih sudah bisa dipastikan hostel itu lebih murah dari pada hotel, karena hostel menggunakan sistem sewa kasur, sedangkan hotel itu sistemnya sewa per kamar. Nah jadi kalau di hostel, mereka menggunakan bunk-bed atau capsule, jadi kamu akan tidur sekamar dengan beberapa orang lain sesama traveller, jumlah kasurnya sih tergantung tipe kamar yang kamu sewa, beberapa tipe kamar yang gue pernah lihat ada kasur dengan jumlah 16, 10, 8, 6, 4, 3, dan private room. Ha? Private room? Well, meskipun private room, serasa milik berdua, tapi kamar mandinya tetap milik bersama… alias sharing! Hotel menyediakan 1 kamar mandi per kamar sedangkan hostel menyediakan kamar mandi yang harus di share dengan sesama penghuni hostel. Memang sih ada beberapa hostel yang menyediakan private room ensuite, yaitu dengan kamar mandi di dalam, tapi namanya tetap hostel karena mereka juga menyediakan kamar tipe bunkbed. Harga kamarnya juga berbeda, kamar dengan kasur yang banyak otomatis memiliki harga yang lebih murah, dan sebaliknya. 

Lemon Rock Granada Hostel, Spain
Lemon Rock Granada Hostel, Spain. Source: http://www.hostelgeeks.com
Soul Kitchen Hostel
Soul Kitchen Hostel, Saint Petersburg, Russia
Image by Boxpackers Hostel (agoda.com)
Boxpackers Hostel, Bangkok

Next, untuk menonton TV, hotel pastinya akan menyediakan 1 TV per kamar, sedangkan di hostel, TV hanya disediakan di common area tempat para penghuni hostel nongkrong, karena kalau nongkrong di kamar kan pasti berisik ya. Ada juga sih hostel yang menyediakan TV di dalam kamar, tapi hanya dapat diakses dengan headphone atau headset untuk menjaga ketenangan.

DSCF5452.jpg
Contoh TV pribadi yang gue dapat waktu nyobain Capsule Inn, Medan

Pengalaman yang didapatkan juga pastinya berbeda. Di hotel, karena tingkat privasinya yang tinggi, para tamu hanya berinteraksi dengan staff hotel dan lebih memilih untuk menghabiskan waktu di dalam kamar, sedangan di hostel, para tamu berkesempatan untuk ngobrol dan berinteraksi dengan tamu-tamu lain karena suasananya yang lebih terbuka, minimnya privasi dan keadaan kamar yang sebatas untuk tidur doang, jadi untuk yang jiwa sosialnya kuat banget dan senang buat berinteraksi, gue saranin sih cobain hostel sekali-kali, siapa tau nagih. 

Menurut gue, di hostel, kamu pasti bertemu dengan orang-orang yang gak disangka-sangka. Berdasarkan real-life experience gue di Surabaya temenan sama orang China yang capek jadi nyamuk, dan di Malang ketemu temen-temen baru yang seru banget, bahkan ke Gunung Bromo bareng. Seperti yang pernah dikatakan oleh seorang travel blogger @amybakerwrites, 

“You never know who you’re going to end up sharing a beer with – I’ve met people cycling from Chile to Alaska, a dude who survived a crocodile attack, a professional touring clown, an 80 year old born again backpacker. I’ve hung out with metal bands, sports teams, politicians, and ex-soap actors. Hostelling gives you a chance to meet people you’d never encounter in your day-to-day life. It’s what makes it unique, and it’s why it’s always my top choice when I travel.”

“Kamu gak akan pernah tau siapa yang akan menjadi teman minummu — Saya pernah bertemu dengan orang-orang yang bersepeda dari Chile ke Alaska, seseorang yang selamat dari serangan buaya, badut professional yang sedang tur, dan seorang backpacker berumur 80 tahun. Saya pernah nongkrong bareng grup band metal, atlet, orang-orang dari dunia politik, dan mantan artis sineton. Tinggal di Hostel memberikan kamu kesempatan untuk bertemu dengan orang-orang yang tidak akan dapat kamu temui sehari-hari. Itulah yang membuatnya unik, dan alasan mengapa hostel menjadi pilihan saya setiap melakukan perjalanan.”

DSCF4022
Team Bromo

Fasilitas hotel dan hostel itu sebenarnya gak jauh beda, tapi tetap tergantung dengan kualitas hotel dan hostelnya juga. Di hotel, orang-orang mencari ketenangan dan semuanya akan terasa mewah dan berkelas, sedangkan di Hostel, gue ngerasa lebih seperti tempat nongkrong yang super nyaman. 

Kalau untuk hotel, fasilitas yang didapatkan itu pastinya lebih eksklusif. Tapi jangan bandingin dengan hotel gak berbintang ya, bocor juga. Bisa dibilang kalau dalam segi fasilitas, ada 1 hal yang menurut gue membuat hostel unggul, yaitu common area-nya. Kebanyakan hostel sekarang menerapkan common area yang di-desain senyaman mungkin dan bahkan menyerupai cafe-cafe gaul, dilengkapi hiasan-hiasan yang instagrammable dan sofa yang nyaman sehingga para tamu lebih banyak menghabiskan waktu di common area, win-win solution juga agar tamu juga enggak membuat keributan di dalam kamar.

Star Hostel, Taipei
Common area Star Hostel, Taipei
The Yard Hostel Helsinki, Finland
Common area di The Yard Hostel, Finland. Source: http://www.hostelgeeks.com
Book and Bed Tokyo 1
Book and Bed Hostel, Tokyo
Nomad Hostel Kemang, Jakarta
Common area di Nomad Hostel, Jakarta

Sebenarnya ini preference gue sih karena gue orangnya suka banget duduk-duduk di cafe untuk sekedar membaca buku, mendengar musik, atau untuk nulis blog (ini lagi nulis di cafe juga). Dengan common-area hostel yang nyaman dan serasa cafe banget, bisa dibilang kalau gue lagi pengen males-malesan di hostel, gue bisa ngehabisin sebagian besar waktu gue di common-area untuk sekedar duduk-duduk cari inspirasi.

DSCF6292.jpeg
Ketika mager melanda di Uno Capsule Hostel, Medan, abaikan tukang parkir dibelakang..

Kalau jalan-jalan sendirian, gue saranin mending tinggalnya di hostel, karena dengan harganya yang cukup terjangkau, kamu bisa ngedapetin fasilitas yang bagus, dan bonusnya bisa dapat teman baru sesama traveller juga. Kalau kamu dateng bareng keluarga atau teman-teman, dari pada nginep di hotel tapi tidurnya dempet-dempetan cuma bisa ngeliat ke atas, mending sewa kamar hostel dengan jumlah kasur yang sesuai dengan jumlah anggota di grup kalian, Kembali ke kebutuhan masing-masing juga, kalau berani bayar mahal untuk tinggal di hotel, kenapa enggak?

Sampai disini, pasti beberapa dari kalian merasa hostel itu perfect banget kan rencana jalan-jalan kamu berikutnya? Tunggu dulu!

Enggak semua keadaan hostel itu seperti yang gue gambarkan di atas ya! Sama halnya seperti hotel dengan bintang-bintangnya, hostel juga bisa dibilang memiliki bintangnya tersendiri, seperti foto dibawah ini, bisa dibilang hostel dibawah terlihat seperti hostel bintang 1, sedangkan gambaran hostel-hostel menarik sebelumnya merupakan hostel dengan bintang 4 atau mungkin 5 (tapi tetap dengan harga yang terjangkau). 

phong-nha-backpacker Hostel Vietnam
Salah satu foto yang gue temuin ketika mengetik “worst hostel” di Google

 

Inti dari menemukan hostel yang nyaman, bagus, murah, dan serba enak adalah research! Baca disini untuk beberapa tips memilih hostel ala gue.

Baca juga keseruan gue nyobain hostel-hostel di Indonesia!

Kira-kira apa lagi yang gue belum bahas tentang hostel? 

With burning curiosity,

Ferry William

Instagram: @ferry_william

Facebook: Ferry William

Twitter: @ferrywilliam

Email: ferrywilliamm@gmail.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.